Plumeria
← Kembali ke Perpustakaan
HiasAromatikBunga

Plumeria

Frangipani, Kamboja

Pohon tropis tangguh dan tahan kekeringan dengan cabang berdaging tebal, terkenal dengan bunganya yang berbentuk baling-baling dan beraroma sangat harum.

Plumeria

Statistik Cepat

sinar Matahari Sinar Matahari Penuh
air Rendah
panen Dalam 36 Minggu
suhu Tumbuh 20°C - 35°C
umur Menahun (Perenial)
tingkat Kesulitan Mudah

Gambaran Umum

Udah lama banget di Jawa sini, pohon Kamboja punya reputasi yang agak mistis karena emang biasanya ditanam di kuburan. Tapi sekarang, dia udah sewajarnya diakui sebagai salah satu tanaman hias tropis paling top. Bentuknya itu sangat mirip patung, nyaris kayak karya arsitektur, dengan cabang-cabangnya yang tebal, berbenjol-benjol, mirip sukulen dan bisa nyimpan air.

Daunnya emang cenderung rontok pas puncak musim kemarau datang, tapi pohon ini bakal terus ngeluarin gugusan bunga warna putih, kuning, merah muda, atau merah tua yang cantik dan wanginya semerbak. Wanginya itu pekat, lembut, dan kerasa tropis banget—aromanya persis kayak hembusan angin pulau Bali.

Kamboja Merah Muda

Integrasi di Kebun

Buat tempat pembibitan Bunga Aromatik kami, Kamboja ini adalah tanaman yang luar biasa dengan margin keuntungan yang tinggi. Orang-orang sering ngaitin pohon ini sama resor mewah dan suasana relaksasi, makanya stekan di dalam pot laku keras.

Di lanskap kebun Batuah Homestead, saya pakai tanaman ini secara strategis di area yang paling kering dan panas terik menyengat di lahan kami. Karena mereka nyimpan airnya sendiri, mereka sama sekali nggak butuh saya siram pas musim kemarau.

Mereka ini cocok banget dijadiin pohon spesimen yang berdiri sendiri, dan bunga-bunga yang gugur itu enak banget dikumpulin pas pagi buat diapungin di mangkuk air di sekitar area duduk luar ruangan.

Kamboja Mekar

Perawatan & Budi Daya

Tanaman ini justru tumbuh subur kalau sedikit “ditelantarin” dan kena banyak panas. Musuh terbesarnya adalah curah hujan Jawa kita yang lebat banget ditambah drainase yang buruk. Batang dan cabangnya rentan banget kena busuk batang kalau akarnya terendam di genangan air. Saya selalu mastikan buat nanam mereka di tanah yang udah dicampur banyak pasir kasar atau kerikil biar airnya langsung tuntas meresap.

Mereka nggak butuh banyak pupuk, tapi buat ngedorong munculnya gugusan bunga yang lebat ketimbang cuma rimbun daun, asupan alami yang tinggi fosfor—kayak pupuk organik buatan kita sendiri—bakal ngasih hasil ajaib kalau dikasih tepat sebelum musim kemarau tiba.

Perbanyakan (Propagasi)

Perbanyak Kamboja lewat stek batang keras itu gampang banget, tapi butuh kesabaran biar nggak busuk. Saya ambil stek batang sekitar 30 sampai 40 sentimeter dari cabang yang sehat. Pas dipotong, cabangnya bakal ngeluarin getah putih susu yang lengket (hati-hati ya, ini bisa bikin kulit iritasi). Jangan langsung ditanam.

Saya geletakin stek batang itu di tempat yang kering dan teduh di kebun minimal seminggu, kadang sampai dua minggu. Ujung bekas potongannya harus bener-bener kering dan menutup (sembuh), ngebentuk kalus yang keras kayak gabus. Kalau kalus itu udah kebentuk, baru saya tancapin ke pot berisi tanah berpasir yang kering, dan dia bakal ngeluarin akar-akar baru dalam beberapa bulan.

💡 Tahukah Kamu?

Aroma manis dari bunga Kamboja yang bikin mabuk kepayang itu sebenarnya adalah sebuah trik. Bunganya ngasilin wangi itu secara spesifik di malam hari buat mancing ngengat Sphinx supaya datang ngebantu penyerbukan. Si ngengat nyium wanginya, terbang ke dalam bunga sambil ngarep bakal dapet makan malam mewah berupa nektar, dan akhirnya sekujur tubuhnya malah ketempelan serbuk sari.

Terus triknya di mana? Bunga Kamboja ini ternyata nggak ngasilin nektar sama sekali lho. Mereka ngibulin ngengat itu buat ngerjain tugas penyerbukan secara gratisan.

🛠️ Tips Pro

Kalau kamu ngadepin pohon Kamboja yang tumbuhnya terlalu tinggi dan kurus, yang kelihatannya malah lebih mirip tongkat raksasa ketimbang pohon, kamu bisa maksa dia buat bercabang.

Gampang aja, ambil pisau yang udah disteril dan potong habis ujung pucuk tempat tumbuhnya cabang itu. Tanaman ini bakal ngerespons “kerusakan” itu dengan cara ngaktifin tunas-tunas tidur (dorman) yang ada di bagian bawah batangnya, biasanya dia bakal ngeluarin dua atau tiga cabang baru tepat di bawah bekas potongan yang kamu bikin. Ini adalah cara yang mantap buat maksa pohonnya ngebentuk kanopi yang lebih rimbun dan mirip payung.

Video

Galeri

Gambar Galeri
Gambar Galeri
Gambar Galeri
Gambar Galeri
Gambar Galeri
Gambar Galeri