Nyctanthes arbor-tristis
Night-flowering Jasmine, Parijat, Srigading, Tree of Sorrow
Semak tropis atau pohon kecil yang terkenal dengan bunga putihnya yang mekar di malam hari, beraroma sangat harum dengan bagian tengah berwarna oranye cerah yang rontok secara alami saat fajar.
Statistik Cepat
Gambaran Umum
Di siang hari, Srigading ini cuma semak biasa yang nggak terlalu mencolok. Daunnya kasar dan agak berbulu, dan kalau kamu nggak tahu ini tanaman apa, mungkin kamu bakal lewat gitu aja.
Tapi begitu matahari terbenam di Mondokan sini, keajaiban pun dimulai. Dia bakal ngebuka bunga putih mungil berbentuk bintang dengan tangkai oranye yang mencolok, dan ngelepasin aroma manis pekat yang menyeruak ke seluruh penjuru kebun.
Pas saya bangun dan jalan ke luar sambil bawa kopi pagi, masa mekarnya udah selesai, dan ninggalin karpet bunga gugur yang cantik dan wangi di atas tanah. Ini bener-bener tanaman yang memanjakan indra kita.
Integrasi di Kebun
Buat lini pembibitan Bunga Aromatik kami, Srigading ini jelas jadi salah satu primadona utamanya. Orang-orang selalu nyari tanaman yang bisa ngasih suasana beda di rumah mereka, dan jualan tanaman dengan aroma malam seharum ini praktis bakal laris.
Di kebun sendiri, saya suka nanam tanaman ini di sepanjang sisi timur rumah atau nyelip di dekat pohon jati besar kita. Mereka suka banget sama naungan yang teduh pas sore hari. Selain buat jualan bibit, bunga yang berguguran ini juga sumber daya yang bagus; keluarga saya ngumpulin bunganya tiap pagi buat dikeringin, dan wangi tanaman ini juga ngundang pasukan polinator malam yang bermanfaat ke kebun kita pas kita lagi tidur.
Perawatan & Budi Daya
Srigading bisa ngadepin panasnya cuaca Jawa tanpa masalah, tapi kayak kebanyakan tanaman di sini, musuh terbesarnya adalah puncak musim hujan. Dia bener-bener benci kalau akarnya terendam di tanah becek; daunnya bakal cepat menguning dan rontok kalau akarnya nggak bisa napas.
Saya selalu mastikan tanahnya dicampur banyak bahan organik dan pasir biar drainasenya lancar. Dia bukan tipe tanaman yang rakus pupuk, tapi buat dapetin ledakan bunga harum yang lebat banget, saya selalu ngasih kompos kebun di pangkal tanamannya, ditambah siraman pupuk organik buatan sendiri yang lumayan banyak tepat sebelum siklus pembungaan utamanya dimulai.
Perbanyakan (Propagasi)
Walaupun tanaman ini ngasilin biji, saya sepenuhnya ngandelin stek batang setengah keras (semi-hardwood) buat perbanyakan stok bibit untuk dijual—caranya lebih cepat dan ngejamin kloningan yang persis sama dari pohon indukan saya yang paling wangi. Saya ambil setekan sekitar 15 sampai 20 sentimeter, rontokkan daun bagian bawahnya, terus tancapin ke polybag yang diisi campuran tanah dan sekam bakar yang ringan serta berdrainase bagus.
Saya simpan polybag-nya di tempat yang teduh dan lembap. Cuma dalam beberapa bulan aja, mereka udah ngeluarin sistem perakaran yang kuat dan siap buat ditanam di lahan atau dijual.
💡 Tahukah Kamu?
Nama botani arbor-tristis secara harfiah diterjemahin jadi “pohon kesedihan”. Dia dapet nama yang agak melankolis ini karena pohonnya kelihatan seolah lagi “menangis” dengan ngejatuhin bunganya ke tanah tiap pagi.
Tapi bunga-bunga yang gugur itu bukan sampah, lho! Selama berabad-abad, tangkai bunganya yang berwarna oranye cerah udah dipanen di seluruh penjuru Asia buat dibikin pewarna alami kuning-oranye yang cantik untuk kain, termasuk untuk jubah tradisional yang dipakai sama para biksu Buddha.
🛠️ Tips Pro
Secara alami, tanaman ini emang pengen tumbuh jadi pohon yang batangnya panjang-panjang, menjalar, dan agak berantakan. Kalau kamu biarin gitu aja, semua bungamu bakal mekar di tempat yang tinggi banget, di luar pandangan dan di luar jangkauan.
Jangan takut buat ngasih Srigading kamu pangkasan struktural yang lumayan ekstrem tepat setelah siklus pembungaan utamanya selesai. Mangkas cabang-cabang panjang itu bakal maksa tanamannya buat ngeluarin tunas samping yang rimbun dan padat. Artinya, bentuk tanaman bakal lebih rapi, bunganya gampang dijangkau, dan titik tumbuhnya bunga bisa berlipat ganda buat musim berikutnya.